PERPUSTAKAAN SMK BAGIMU NEGERIKU

PERPUSTAKAAN SMK BAGIMU NEGERIKU

MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KEAKTIVAN PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PPKn

Artikel Oleh : Retno Kristiani., M.Pd.

PENDAHULUAN

Di era globalisasi seperti sekarang ini memberikan tantangan dan peluang yang berlaku di segala bidang, termasuk bidang Pendidikan. Maka dunia Pendidikan harus mampu menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi. Guru sebagai salah satu komponen penting yang menentukan keberhasilan proses belajar siswa harus mampu menciptakan situasi dan kondisi belajar yang menarik yaitu menggunakan metode pembelajaran yang dapat merangsang siswa untuk lebih kreatif dan inovatif sehingga membuat siswa aktif dalam proses KBM, namun pada kenyataanya guru masih menggunakan model pembelajaran yang konvensional dimana membuat peserta didik mengantuk di kelas, tidak muncul kreatifitas peserta didik, hal tersebut tidak sesuai dengan konsep kurikulum merdeka dimana bukan guru yang menjadi pusat pembelajaran tetapi siswa yang menajdi pusat dalam proses KBM (student canter). Pendidikan pada masa sekarang memerlukan adanya pembaharuan di bidang strategi pembelajaran untuk meningkatkan relevansi Pendidikan   salah   satunya   dengan menggunakan metode pembelajaran mind mapping, Mind mapping merupakan cara mencatat yang kreatif, efektif, dan secara harfiah akan memetakan pikiran-pikiran individu (Buzan, 2007).

Kreativitas sangat penting bagi perkembangan siswa, karena berpengaruh besar terhadap totalitas kepribadian seseorang dan kesuksesan dalam pembelajarannya. Menurut Andang Ismail (2003: 133) menjelaskan bahwa kreativitas dapat menjadi kekuatan (power) yang menggerakkan manusia dari yang tidak tahu menjadi tahu, tidak bisa menjadi bisa, bodoh menjadi cerdas, pasif menjadi aktif dan sebagainya.

PEMBAHASAN

Latar belakang siswa yang berasal dari luar pulau membuat siswa perlu mendapatkan pembelajaran yang menarik agar siswa semangat dalam belajar, serta menumbuhkan kreativitas siswa, namun situasi di SMK Bagimu Negeriku guru sebagai moderator kurang inovatif dalam menyampaikan pembelajaran, oleh sebab itu penerapan model pembelajaran mind mapping akan meningkatkan kreativitas dan motivasi belajar siswa, sebagai mahasiswa PPG diharapakan mampu membawa perubahan dan menerapakan inovasi pembelajaran yang menarik.

Tantangan dalam penerapan model pembelajaran mind mapping adalah : (1) Hanya beberapa siswa yang aktif yang terlibat (2) Mind mapping yang bervariasi membuat guru kewalahan dalam mengkoreksi. (3) Masih ada beberapa siswa yang ragu dalam menyampikan pendapatnya ketika dalam diskusi. Mengapa hal tersebut bisa terjadi karena siswa SMK Bagimu Negeriku yang berlatar belakang siswa luar pulau kurang dalam literasi membuat anak-anak ragu-ragu dalam memberikan pertanyaan atau aktif dalam kegiatan presentasi. Yang terlibat dalam penerapan model pembelaran mind mapping adalah guru dan siswa.

Langkah-langkah dalam menghadapi tantangan adalah: (1) Memberikan kesempatan dengan cara menawarkan kepada siswa yang kurang aktif untuk merumuskan pertanyaan ketika ada kelompok yang maju. (2) Agar tidak kewalahan dalam penilaian mind mapping, ketika siswa maju presentasi guru langsung memberikan penilaian terhadap mind mapping yang dibuat oleh setiap kelompok. (3) Guru terus mengeksplor model pembelajaran yang inovatif.

Strategi yang guru gunakan dalam pembauatn mind mapping adalah dengan menggunakan canva, setiap kelompok siswa di berikan kebebasan untuk memilih topik yang akan dibahas lalu berdiskusi dengan teman kelompok terkait dengan topik pembahasan pada saat pembelajarann PPKn guru membahas atopic karakteristik suku yang ada di Indonesia serta kelompok membahasa model mind mapping yang akan digunakan.setelah anak-anak menemukan materi dan menyepakti model mind mapping yang akan digunakan, kelompok menyusun mind mapping, dan mempresentasikan di depan kelas lalu kelompok lain memberikan tanggapan atau tanya jawab. Sebelum pentupan untuk mengukur kemampuan siswa guru memberikan post test menggunakan google form.

Menurut Buzan (2012:6) manfaat mind mapping dapat membantu kita dalam banyak hal, diantaranya, mind mapping dapat membantu kita :

  • Berkomunikasi
  • Merencana
  • Menjadi lebih kreatif
  • Menghemat waktu
  • Menyelesaikan masalah
  • Memusatkan perhatian
  • Menyusun dan menjelaskan pikiran-pikiran
  • Belajar lebih cepat dan evisien
  • Mengingat dengan lebih baik
  • Melihat ”gambar keseluruhan”

Langkah-langkah pelaksanaan mind mapping, menurut Tukiran (2012:105) ada enam langkah dalam membuat mind mapping yaitu :

  1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
  2. Guru mengemukakan konsep/permasalahan yang akan ditanggapi oleh siswa/sebaiknya permasalahan yang mempunyai alternatif jawaban.
  3. Membentuk kelompok yang anggotanya 2-3 orang.
  4. Tiap kelompok menginventarisasi/mencatat alternatif jawaban hasil diskusi.
  5. Tiap kelompok (atau diacak kelompok tertentu) membaca hasil diskusinya dan guru mencatat di papan dan mengelompokkan sesuai kebutuhan guru.
  6. Dari data-data di papan siswa diminta membuat kesimpulan atau guru memberi bandingan sesuai konsep yang disediakan guru.

REFLEKSI

Dalam penggunaan model pembelajaran mind mapping sudah berjalan cukup efektif karena respon siswa terhadap pembelajaran dengan model mind mapping cukup antusias, siswa dilibatkan secara langsung dalam proses KBM dan ketika diskusi beberpaa kelompok antusias dalam bertanya jawab. Dampak terhadap siswa dari penggunaan model pembelajaran mind mapping adalah sebagai berikut: (1) Siswa dapat berkreasi dengan model mind mapping yang disepakati kelompok. (2) Belajar menjadi menyenangkan karena siswa dilibatkan secara langsung. (3) Menghubungkan ide yang banyak dalam mind mapping, karena mind mapping bisa membantu peserta didik dalam mengaitkan ide yang kompleks menjadi sebuah grafik atau bagan. (4) mind mapping bisa membantu siswa untuk mengerjakan tugas lebih berkualitas, terstruktur dan sejalan dengan apa yang mereka tulis di mind mapping. Faktor dari keberhasilan penggunaan model pembelajaran mind mapping adalah, siswa SMK Bagimu Negeriku sudah mampu dalam membuat peta konsep dengan menggunakan canva, siswa mampu menjelaskan karakteristik budaya dari suku yang dipilih serta menjelaskan pentingnya kolaborasi budaya. Namun masih ada beberapa siswa yang masih ragu dalam bertanya jawab ketika berdiskusi, guru perlu mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam diskusi kelompok,

KESIMPULAN

Dengan penerapan model pembelajaran mind mapping sebagai upaya mengembangkan kreativitas dan motivasi peserta didik pada materi kolaborasi antar budaya sangat efektif dalam proses kegiatan belajar mengajar dibuktikan dengan:

  1. Dari 6 kelompok yang dibentuk setiap kelompok mampu berkreasi dalam pembuatan mund mapping yang bervariasi di canva.
  2. Dalam kegiatan pembelajaran siswa sudah antusias dan efektif dalam kegiatan diskusi kelompok

DAFTAR PUSTAKA

Buzan, Tony. (2012). Buku Pintar Mind Map. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama

Ismail, Andang. (2009). Education Games. Yogyakarta: Pro U Media

https://idcloudhost.com/blog/mind- mapping. Senin 29 Januari 2024. Pukul 09.00 WIB

Ersha Pangestu. Vol 6. No 1. Analisis penerapan metode mind mapping peserta didik pada mata pelajaran geografi di SMA Negeri Jakarta Selatan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *